TIGA DUA


Tiga Dua
Oleh Muhammad Fajri, M.Pd.

Aji, Mantok, Nanda, Bule, dodok, Ridho, dan Diki, mereka adalah teman sepermainan sejak kecil. Jarak mereka tinggal satu sama lain itu dekat. Ketika mereka sudah Ujian Nasional, sembari menunggu wisuda sekolah, mereka mengisi waktu luang dengan bermain futsal. Mereka membuat tim futsal dengan nama tim 
Sentosa FC karena mereka tinggal di jalan sentosa. Mereka beranggotakan 7 orang. Namun, kadangkalanya mereka bermain dengan 9-10 pemain dikarenakan mereka mengajak teman mereka. 
Pada tim ini, Aji selaku kaptennya. Dia merasa bertanggung jawab untuk mencari lawan tanding minimal di setiap pekannya. Kadang mereka mendapatkan lawan tanding dua kali dalam sepekan. Lawan tanding bisa berasal dari teman sekolah Aji atau teman sekolah dari Mantok, Nanda, Bule, dodok, Ridho, atupun Diki. Mereka semangat sangat bersemangat sekali ketika bermain futsal.

Hari demi hari berlalu sudah sembilan kali tanding dengan tim yang berbeda-beda, namun mereka tidak pernah menang. Maksimal mereka mendapat hasil seri. Lawan yang sering dihadapi adalah anak futsal dari SMA 8 Jeruk Manis, karena dari sembilan laga tanding, tiga di antaranya melawan mereka. Teman-teman Aji pun merasa lemas, dikarenakan mereka belum pernah sama sekali merasakan kemenangan. 

Suatu hari Aji menulis pesan di WhatsApp. 
"Guys, kita pekan ini mau main gak?" tanya Aji.
"Main terus Ji, tapi kalah, ngabisin uang aja", sahut Mantok.
"Gak papalah tok, yang penting kita keluar keringat dan happy," timpal Aji.
"Aku tidak mau Ji, aku ingin menang, tapi tetap aja kita kalah, kayaknya kita ini memang lemah", sahut Nanda.
"Oke, pekan ini kita akan melawan SMA 8 Jeruk Manis lagi, kalau kita kalah, tenang aja, Aku yang akan bayarin lapangan", janji Aji.
"Oke kami setuju Ji, berharap kita bisa menang besok", Ujar Mantok.

Hari pertandingan pun dimulai. Seperti biasa mereka berangkat bersama - sama menuju lapangan futsal, namun kali ini mereka hanya berisi tujuh pemain saja. Bermain dengan tujuh pemain dalam waktu satu jam full itu sangat melelahkan. Namun karena ini demi kemenangan perdana, mereka akan lakukan apapun caranya.

Kick off pun dimulai. Pertandingan dimulai dengan tempo sedang saja, namun tim Sentosa FC masih berhati-hati terhadap serangan dari SMA 8. Di sisi lain mereka mau mencari gol lebih dahulu dikarenakan ingin meningkatkan kepercayaan diri mereka. Seperti yang diduga sebelumnya, tim Sentosa FC kebobolan terlebih dahulu. Itu sudah hal biasa. Namun saat itu Nanda merasa sedikit marah Mantok dikarenakan Dia bermain kurang serius. 

"Tok, yang bener mainnya! Seriuslah!" Ucap Nanda dengan sedikit berteriak.

Mantok yang mendengar teriakan Nanda, Dia hanya diam saja, seolah-olah Dia menyadari bahwa Dia itu salah. Kemudian game berjalan kembali. Skor menjadi sama 1-1, gol dari Diki . Tim Sentosa sedikit lebih percaya diri kembali setelah skor menjadi imbang. Kemudian mereka tertinggal kembali menjadi 2-1. Akibat kesalahan Bulo (Kiper). Nanda yang melihat itu langsung kesal kepada Bulo dan berkata :

"Bul, jangan bercanda Bul!" Ucap Nanda.

"Aku sudah serius Nan, Aku pikir bolanya keluar tadi". Ucap Bulo.

"Sudah! Bukan waktunya untuk ribut! Fokuslah ke pertandingan!". Aji berusaha menengahi mereka berdua.

Akhirnya mereka berhenti berdebat, namun Aji meminta Nanda untuk tidak bermain dahulu agar diganti oleh Ridho. Tim SMA 8 kembali unggul menjadi 3-1. disitu pemain-pemain Sentosa FC merasa sudah lemas, dikarenakan waktu tinggal 10 menit lagi. Akhirnya Nanda meminta Aji untuk memasukkannya untuk menggantikan Ridho dan Dodok menggantikan Diki. 

Singkat cerita skor menjadi 3-2 akibat dari Gol Nanda. Kemudian Nanda berteriak :

"Ayo, kita masih bisa, Ayo!".

Waktu menunjukkan tersisa 5 menit lagi. Tidak disangka rezeki menghampiri mereka, akhirnya skor menjadi 3-3 akibat gol dari sang kapten (Aji). Berkat umpan silang dari Mantok. Kemudian Aji menginstruksikan untuk bermain bertahan, dikarenakan waktu tinggal 3 menit lagi. Setidaknya mereka bisa seri melawan mereka, karena selama bertandingan melawan mereka selalu kalah.

Nasib baik menimpa tim Sentosa, mereka unggul menjadi 4-3, gol dari serangan Balik, akhirnya Nanda mencetak gol kembali. Semua wajah tim Sentosa menjadi sumringah, dan semakin bersemangat untuk mempertahankan skor. Dan rezeki pun menghampiri mereka lagi, umpan dari Bulo (lemparan kiper) menuju Mantok, dan Mantok menyundul Bola dan masuk mengoyak gawang Tim SMA 8 Jeruk manis, skor menjadi 5-3. Tidak lama dari gol itu, bel pun berbunyi. Tim Sentosa pun berteriak dengan sumringah, dan menjadi spesial, karena itu kemenangan pertama kali mereka melawan Tim SMA 8 yang notabennya mereka semua tim futsal, sementara Tim Sentosa bukan pemain futsal, dan kejadian ini kami akan kenang dengan sebutan "Tiga Dua". Tiga menit cetak dua gol.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menghadapi Orang Yang Sering Mengejek/Mengolok Kita

Adab – Adab bermain Bola dan Futsal dalam Pandangan Islam

Bagaikan Tersengat Listrik